Site Info

Senin, 30 Juli 2012

Kebenaran Matahari Akan Terbit Dari Barat


[Subhanallaah, NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit dari Barat!!]

Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat: ““Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya dibawah. Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).

_______________

MATAHARI TERBIT DARI BARAT DIBENARKAN ILMUWAN FISIKA DAN MASUK ISLAM

Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena Membuktikan Kebenaran Al-qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah
Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menfsirakan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat !!!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah)
»»  Lanjutkan Baca...

Sabtu, 28 Juli 2012

Hukum Menikah Berbeda Agama Islam dan Kristen


"Cinta itu buta," begitu kata penyair asal Inggris, William Shakespeare. Ungkapan yang sangat masyhur itu memang kerap terbukti dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, terkadang sampai melupakan aturan agama. Saat ini, tak sedikit umat Muslim yang karena "cinta" berupaya sebisa mungkin untuk menikah dengan orang yang berbeda agama. "Tolong dibantu... Saya benar-benar serius untuk melakukan nikah beda agama. Saya benar-benar pusing harus bagaimana lagi," tulis seorang wanita Muslim pada sebuah laman. 

Lalu bolehkah menurut hukum Islam seorang Muslim, baik pria maupun wanita menikah dengan orang yang berbeda agama? Masalah perkawinan beda agama telah mendapat perhatian serius para ulama di Tanah Air. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam musyawarah Nasional II pada 1980 telah menetapkan fatwa tentang pernikahan beda agama. MUI menetapkan dua keputusan terkait pernikahan beda agama ini.

Pertama, para ulama di Tanah Air memutuskan bahwa perkawinan wanita Muslim dengan laki-laki non-Muslim hukumnya haram. Kedua, seorang laki-laki Muslim diharamkan mengawini wanita bukan Muslim. Perkawinan antara laki-laki Muslim dengan wanita ahlul kitab memang terdapat perbedaan pendapat. "Setelah mempertimbangkan bahwa mafsadatnya lebih besar dari maslahatnya, MUI memfatwakan perkawinan tersebut hukumnya haram," ungkap Dewan Pimpinan Munas II MUI, Prof Hamka, dalam fatwa itu.

Dalam memutuskan fatwanya, MUI menggunakan Alquran dan Hadis sebagai dasar hukum. "Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik hingga mereka ber iman (masuk Islam). Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan wanita orangorang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) hingga mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, meskipun ia menarik hatimu..." (QS: al-Baqarah:221).

Selain itu, MUI juga menggunakan Alquran surat al-Maidah ayat 5 serta at Tahrim ayat 6 sebagai dalil. Sedangkan, hadis yang dijadikan dalil adalah Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Tabrani: "Barang siapa telah kawin, ia telah memelihara setengah bagian dari imannya, karena itu, hendaklah ia takwa (takut) kepada Allah dalam bagian yang lain."

Ulama Nahdlatul Ulama (NU) juga telah menetapkan fatwa terkait nikah beda agama. Fatwa itu ditetapkan dalam Muktamar ke-28 di Yogyakarta pada akhir November 1989. Ulama NU dalam fatwanya menegaskan bahwa nikah antara dua orang yang berlainan agama di Indonesia hukumnya tidak sah.

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah juga telah menetapkan fatwa tentang penikahan beda agama. Secara tegas, ulama Muhammadiyah menyatakan bahwa seorang wanita Muslim dilarang menikah dengan pria non-Muslim. Hal itu sesuai dengan surat al-Baqarah ayat 221, seperti yang telah disebutkan di atas. "Berdasarkan ayat tersebut, laki-laki Mukmin juga dilarang nikah dengan wanita non-Muslim dan wanita Muslim dilarang walinya untuk menikahkan dengan laki-laki non-Muslim," ungkap ulama Muhammadiyah dalam fatwanya.

Ulama Muhammadiyah pun menyatakan kawin beda agama juga dilarang dalam agama Nasrani. Dalam perjanjian alam, kitab ulangan 7:3, umat Nasrani juga dilarang untuk menikah dengan yang berbeda agama. "Dalam UU No 1 tahun 1974 pasal 2 ayat 1 juga disebutkan bahwa: "Pernikahan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu."

"Jadi, kriteria sahnya perkawinan adalah hukum masing-masing agama yang dianut oleh kedua mempelai," papar ulama Muhammadiyah dalam fatwanya. Ulama Muhammadiyah menilai pernikahan beda agama yang dicatatkan di kantor catatan sipil tetap tak sah nikahnya secara Islam. Hal itu dinilai sebagai sebuah perjanjian yang bersifat administratif.

Ulama Muhammadiyah memang mengakui adanya perbedaan pendapat tentang bolehnya pria Muslim menikahi wanita nonMuslim berdasarkan surat al-Maidah ayat 5. "Namun, hendaknya pula dilihat surat Ali Imran ayat 113, sehingga dapat direnungkan ahli kitab yang bagaimana yang dapat dinikahi laki-laki Muslim," tutur ulama Muhammadiyah. 

Dalam banyak hal, kata ulama Muhammadiyah, pernikahan wanita ahli kitab dengan pria Muslim banyak membawa kemadharatan. "Maka, pernikahan yang demikian juga dilarang." Abdullah ibnu Umar RA pun melarang pria Muslim menikahi wanita non-Muslim.

»»  Lanjutkan Baca...

Jumat, 27 Juli 2012

Bukti - Bukti Bahwa Orang Tua Suka Membohongi Anaknya



Cerita bermula ketika masih kecil,
sebut saja si Doni , terlahir
sebagai seorang anak laki-laki di
sebuah keluarga yang miskin.
Bahkan untuk makan saja,
seringkali kekurangan. Ketika makan, sang Orang Tua sering
memberikan porsi nasinya untuk
Doni. Sambil memindahkan nasi ke
mangkuk Doni, Orang Tua
berkata : “Makanlah nak, aku
tidak lapar”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG PERTAMA

Ketika Soni mulai tumbuh
dewasa, Orang Tua yang gigih
sering meluangkan waktu
senggangnya untuk pergi
memancing di kolam dekat
rumah, Orang Tua berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa
memberikan sedikit makanan
bergizi untuk petumbuhan.
Sepulang memancing, Orang Tua
memasak sup ikan yang segar
dan mengundang selera. Sewaktu Doni memakan sup ikan itu,
Orang Tua duduk disampingnya
dan memakan sisa daging ikan
yang masih menempel di tulang
yang merupakan bekas sisa
tulang ikan yang Doni makan. Doni melihat Orang Tua seperti
itu, hatinya tersentuh juga, lalu
menggunakan sendok dan
memberikannya kepada Orang
Tua’nya. Tetapi sang Orang Tua
dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku
tidak suka makan ikan” .
KEBOHONGAN Orang Tua YANG
KEDUA

Sekarang Doni sudah masuk SMP,
demi membiayai sekolah
abangnya dan dia, Orang Tua
pergi ke koperasi pembuatan
kotak korek api untuk membawa
sejumlah kotak korek api untuk ditempel merk’nya, dan hasil
tempelannya itu membuahkan
sedikit uang untuk menutupi
kebutuhan hidup. Di kala musim
dingin tiba, Doni bangun dari
tempat tidurnya, melihat Orang Tua masih bertumpu pada lilin
kecil dan dengan gigihnya
melanjutkan pekerjaanny
menempel kotak korek api. Doni
berkata :”Ibu/bapak, tidurlah,
udah malam, besok pagi ibu/ bapak masih harus kerja.” Orang
Tua tersenyum dan
berkata :”Cepatlah tidur nak,
aku tidak capek”. KEBOHONGAN
Orang Tua YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, Orang Tua
meminta cuti kerja supaya dapat
menemani Doni pergi ujian. Ketika
hari sudah siang, terik matahari
mulai menyinari, Orang Tua yang
tegar dan gigih menunggu Doni di bawah terik matahari selama
beberapa jam. Ketika bunyi
lonceng berbunyi, menandakan
ujian sudah selesai. Orang Tua
dengan segera menyambut Doni
dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin
untuknya. Teh yang begitu
kental tidak dapat dibandingkan
dengan kasih sayang yang jauh
lebih kental. Melihat Orang Tua
yang dibanjiri peluh, Doni segera memberikan gelasnya untuk
Orang Tuanya sambil
menyuruhnya minum. Orang Tua
berkata :”Minumlah nak, aku
tidak haus!”. KEBOHONGAN Orang
Tua YANG KEEMPAT

Setelah kepergian sang ayah
tercinta karena sakit, ibu yang
malang harus merangkap sebagai
seorang ayah dan juga ibu.
Dengan berpegang pada
pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan
hidup sendiri. Kehidupan keluarga
pun semakin susah dan susah.
Tiada hari tanpa penderitaan.
Melihat kondisi keluarga yang
semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang
tinggal di dekat rumah Doni pun
membantu ibu baik masalah
besar maupun masalah kecil.
Tetangga yang ada di sebelah
rumah melihat kehidupan keluarga Doni yang begitu
sengsara, seringkali menasehati
ibu Doni untuk menikah lagi.
Tetapi Orang Tua yang memang
keras kepala tidak mengindahkan
nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta”.
KEBOHONGAN Orang Tua YANG
KELIMA

Setelah Doni dan abangnya
semua sudah tamat dari sekolah
dan bekerja, ibu yang sudah tua
sudah waktunya pensiun. Tetapi
ibu tidak mau, ia rela untuk pergi
ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya.
Abang Doni yang bekerja di luar
kota sering mengirimkan sedikit
uang untuk membantu memenuhi
kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima
uang tersebut. Malahan mengirim
balik uang tersebut. Ibu
berkata : “Saya punya duit” .
KEBOHONGAN Orang Tua YANG
KEENAM

Setelah lulus dari S1, Doni pun
melanjutkan studi ke S2 dan
kemudian memperoleh gelar
master di sebuah universitas
ternama di Amerika berkat
sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya Doni pun
bekerja di perusahaan itu.
Dengan gaji yang lumayan tinggi,
Doni bermaksud membawa ibunya
untuk menikmati hidup di
Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau
merepotkan anaknya, ia berkata
kepada Doni “Aku tidak
terbiasa”. KEBOHONGAN Orang
Tua YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang
tua, ibu terkena penyakit
kanker lambung, harus dirawat
di rumah sakit, Doni yang berada
jauh di seberang samudra
atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda
tercinta. Doni melihat ibu yang
terbaring lemah di ranjangnya
setelah menjalani operasi. Ibu
yang keliatan sangat tua,
menatap Doni dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum
yang tersebar di wajahnya
terkesan agak kaku karena
sakit yang ditahannya. Terlihat
dengan jelas betapa penyakit itu
menjamahi tubuh ibu Doni sehingga ibunya terlihat lemah
dan kurus kering. Doni sambil
menatap ibunya sambil berlinang
air mata. Hatinya perih, sakit
sekali melihat ibunya dalam
kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata :
“Jangan menangis anakku, Aku
tidak kesakitan” .KEBOHONGAN
Orang Tua YANG KEDELAPAN.

Setelah mengucapkan
kebohongannya yang kedelapan,
ibu Doni tercinta menutup
matanya untuk yang terakhir
kali.
»»  Lanjutkan Baca...

Kamis, 26 Juli 2012

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar

Mandi junub/wajib adalah mandi yang diwajibkan oleh agama Islam atas orang-orang mukalaf untuk pria ataupun wanita untuk membersihkan diri dari hadats besar. Beberapa kewajiban dan juga tata cara melakukan Mandi Junub/ Wajib yang benar.
Tata Cara Mandi Junub Yang Benar

Menurut aturan Syari’at Islamiyah, mandi junub itu dinamakan mandi wajib dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh. Mandi junub ini adalah termasuk dari perkara syarat sahnya shalat kita, sehingga bila kita tidak mengerjakannya dengan cara yang benar maka mandi junub kita itu tidak dianggap sah sehingga kita masih belum lepas dari hadats besar.

1. Mandi junub harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’atiNya dan beribadah kepadaNya semata.

Niat Mandi Wajib

"Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aalaa."
Artinya : ( di baca dalam hati! )
"aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena allah taala."

2. Dalam Mandi Junub, harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampaipun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita.
Karena itu siraman air harus dibantu dingan jari tangan untuk mengantarkan air ke bagian tubuh yang paling tersembunyi.

3. Mandi Junub dimulai dengan:
- Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.

4. Setelah itu mengambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.

5. Kemudian telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dibasuh dengan air.

6. Setelah itu berwudlu’ sebagaimana cara berwudlu’ untuk shalat.

7. Kemudian mengguyurkan air dari kepala ke seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari tangan ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.

8. Kemudian bila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.

9. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan itu.

10. Disunnahkan untuk melaksanakan Mandi Junub itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Dengan mengetahui dan mengamalkan Tata Cara Mandi Junub Yang Benar diatas, kegiatan menunaikan ibadah bisa dalam keadaan bersih dari hadats besar dan kecil, Insya Allah sah. Itulah cara mandi wajib yang benar diajarkan oleh Nabi Muhammadsaw.
»»  Lanjutkan Baca...
home home